Risalah Seputar Masalah Qurban | Toko Buku Pesantren Risalah Seputar Masalah Qurban - Toko Buku Pesantren

Toka Buku Islam, Kitab Kuning, Buku Pesantren, Kitab Makna Ala Pesantren



Wednesday, 30 August 2017

Risalah Seputar Masalah Qurban



Di dalam kita melakukan suatu amal ibadah untuk mendekatkan diri kepada Alloh adalah lebih mantap apabila kita melakukannya  dengan penuh pengertian akan duduk permasalahannya atau kita mengetahui ilmu yang berkaitan dengan masalah ibadah yang akan kita lakukan, sebab melakukan ibadah tanpa mengetahui syarat, rukun dan kaifiyyah (tata caranya) dikhawatirkan salah dan tidak diterima oleh Alloh. Dalam hal ini Imam Ibnu Ruslan dalam Mandhumah Zubadnya menandaskan :

وَكُلُّ مَنْ بِغَيْرِ عِلْمٍ يَعْمَلُ # أَعْمَالُهُ مَرْدُوْدُةٌ لَاتُقْبَلُ

“Dan setiap orang dengan tanpa adanya ilmu ia beramal, niscaya amal-amalnya ditolak dan tidak diterima”1  

Selanjutnya, pada setiap tahun apabila kita telah memasuki bulan Dzulhijjah sering kali terdengar pertanyaanpertanyaan antara lain : apa arti atau definisi kurban, apa dalildalil disyariatkannya berkurban, atas siapa didiperintahkan atau dianjurkan berkurban, kapan waktu berkurban, apa jenis-jenis hewan yang dikurbankan, apa syarat-syarat hewan yang dikurbankan, apa syarat-syarat sahnya berkurban, mana yang lebih utama dari hewan-hewan kurban itu, apa sunnah-sunnah kurban, kepada siapa disedekahkan daging-daging kurban, apa hikmah-hikmah kurban dan apa pahala berkurban. Ini diantara sekian banyak pertanyaan yang selalu terulang setiap tahun dalam bulan Dzulhijjah terutama menjelang hari raya idul adha yang sering kali di antara kita yang menyembelih hewan kurban sendiri atau panitia-panitia kurban kurang mengetahui
duduk permasalahannya sehingga banyak di antara kita yang mempermasalahkan keabsahan kegiatan kurban yang sudah dilaksanakan oleh panitia tertentu. Oleh karena itu, dengan sedikit ilmu yang kami miliki, kami ingin membantu meluruskan berbagai kegiatan kurban yangmungkin kurang tepat agar pada tahun-tahun berikutnya tidak terjadi kesalahankesalahan yang serupa dan supaya qurban yang kita laksanakan bisa menjadi qurban yang sah dan diterima oleh Alloh. Hal ini sebagaimana disebut dalam Al-Qur’an yang menandaskan :
 وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ ۚ وَأُولَٰئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ
“Dan hendaklah ada di antara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma'ruf dan mencegah dari yang munkar. Merekalah orang-orang yang beruntung”2


Footnote :
1  Matan Zubad fil Fiqhi, karya Imam Ahmad bin Ruslan As-Syafi’i, hal. 4 cetakan Al-Hidayah Surabaya

2   Q.S Ali Imron : 104

sepenuhnya Risalah Seputar Masalah Qurban download >> http://bit.ly/RisalahSeputarMasalahQurban

No comments:

Post a Comment

Pecinta Buku Islam