Fiqh Ziaroh | Toko Buku Pesantren Fiqh Ziaroh - Toko Buku Pesantren

Toka Buku Islam, Kitab Kuning, Buku Pesantren, Kitab Makna Ala Pesantren



Wednesday, 11 May 2011

Fiqh Ziaroh

Rasulullah bersabda; "Dahulu aku pernah melarang kalian ziaroh kubur, (maka sekarang) lakukanlah ziaroh kubur. Karena hal itu bisa mengingatkan kalian pada akhirat"

Memang ziaroh kubur itu disunnahkan bagi setiap muslim, agar mereka lebih ingat pada akhirat, terlebih ziaroh ke makam Rasulullah dan para wali Allah, agar kelak di hari kiamat mendapatkan syafa'atnya. Beliau bersabda; " Siapa yang menyiarahi kuburanku maka wajib mendapatkan syafa'atku"

Namun di sisi lain, orang yang berziaroh harus melaksanakan adab dan etikanya secara benar. Karena dikhawatirkan yang semula tujuan ziaroh untuk melaksanakan sunnah, menjadi berbalik bertentangan dengan sunnah. Kekhawatiran akan terjadinya hal ini, Beliau Rasulullah berdoa; "Ya Allah janganlah Engkau jadikan kuburanku arca yang disembah sesudah wafatku. Allah sangat murka kepada kaum yang menjadikan kuburan para Nabi mereka sebagai masjid"

Selain itu birziaroh (berkunjung) pada situs-situs bersejarah dalam Islam juga sangat dianjurkan. Tujuannya semata-mata bertabarruk (ngalab barokah) dan untuk i'tibar (mengambil pelajaran) dengan kejaian-kejadian besar yang pernah terjadi disitu. Namun hal ini juga harus disertai dengan sebuah keyakinan yang benar, bahwa yang bisa memberi manfaat dan menolak madlorot hanyalah Allah, bukan lainnya.


 
Fiqh Ziaroh

Seputar masalah ziaroh Nabi, Wali dan Situs-situs bersejarah dalam agama Islam.

Terjemahan Mafahim Yajibu an Tushohhaha
karya : Dr. Sayyid Muhammad bin Alwi al Maliki al Hasani

penerjemah: Ibnu A. Ayyub Nu'man HM
halaman : 148
ukuran : 13,5 x 21

Harga : Rp. 25.000,-

No comments:

Post a Comment

Pecinta Buku Islam